PENGARUH POLA JARAK TANAM DAN BIOPESTISIDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.)

JAKA PRIMANDIRA, JP (2020) PENGARUH POLA JARAK TANAM DAN BIOPESTISIDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.). Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN DHARMA WACANA METRO.

[img] Text
Jaka Primandira.pdf

Download (573kB)

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman pangan terpenting setelah padi dan gandum. Jagung tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai pakan ternak dan bahan baku industri. Konsumsi jagung per tahun di Indonesia meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan peningkatan daya beli masyarakat. Dengan demikian perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi jagung melalui peningkatan produksi dalam budidaya jagung. Upaya untuk menciptakan produksi jagung yang tinggi dengan uji pertumbuhan dan hasil perlu dikaji lebih lanjut untuk meningkatkan produksi jagung tersebut terutama pada penggunaan pola jarak tanam dan biopestisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh pola jarak tanam dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). (2) Pengaruh biopestisida terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). (3) Interaksi antara pola jarak tanam dan biopestisida terhadap semua parameter. Penelitian dilakukan pada bulan November 2018 sampai Februari 2019 di hamparan lahan kering Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Spil Plot) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 (tiga) ulangan. Sebagai petak utama adalah pola jarak tanam (P) terdiri atas 2 taraf yaitu: pola jarak tanam lurus (p 1 ) dan pola jarak tanam zigzag (p 2 ). Sebagai anak petak yakni pengendalian OPT terdiri dari 4 taraf yaitu: Kontrol (b 0 ), Biopestisida (b 1 ), Asam Humat (b 2 ), dan Agen Hayati (b 3 ). Sehingga terdapat 8 perlakuan dan 24 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pola jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yaitu pada variabel tinggi tanaman, bobot berangkasan kering, bobot pertongkol, panjang per tongkol, diameter per tongkol, dan hasil per petak panen berat tongkol. Pada pola jarak tanam lurus (P1) lebih baik dari pada pola jarak tanam zig-zag (P2). (2) Pengendalian organisme pengganggu tanaman berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yaitu pada variabel jumlah daun, dan bobot berangkasan kering. Perlakuan pengendali organisme pengganggu tanaman menggunakan biopestisida (b 1 ) lebih

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Agroteknologi
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 29 Dec 2020 05:02
Last Modified: 29 Dec 2020 05:02
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/388

Actions (login required)

View Item View Item