PERTUMBUHAN DAN HASIL GALUR-GALUR HARAPAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) PADA TANAH ULTISOL

IKHWALIANA, I (2020) PERTUMBUHAN DAN HASIL GALUR-GALUR HARAPAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) PADA TANAH ULTISOL. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN DHARMA WACANA METRO.

[img] Text
IKHWALIANA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tanaman pangan merupakan subsektor yang sangat penting bagi negara Indonesia bahkan dunia. Banyak jenis tanaman yang tergolong dalam tanaman pangan salah satunya adalah padi. Pada tahun ini penduduk Indonesia mencapai 262 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,49% pertahun. Tanah Ultisol adalah kandungan hara yang rendah karena pencucian basa berlangsung intensifdan pH tanah rendah yang menyebabkan kandungan logam penyebab asam yang terlalu tinggi sehingga berpotensi meracuni tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil dari beberapa galur dan varietas tanaman padi gogo (Oryza sativa L.) pada tanah Ultisol. Penelitian dilaksanakan di lahan kering Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanah (BALITTANAH), Desa Taman Bogo, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan November 2018 - April 2019. Rancangan penelitian disusun secara faktor tunggal menggunakan Rancangan Kelompok Teracak Lengkap (RKTL), perlakuan terdiri atas 10 (sepuluh) dengan 8 (delapan) galur dan 2 (dua) varietas pembanding, yaitu: galur E48-CKI-BP (p 1 ), galur HRI-12-2-2 (p 2 ), galur HR5-7-1-1 (p 3 ), galur HR5-9-1-1 (p 4 ), galur HR8-5-2-1 (p 5 ), galur CGR-53-1-3 (p 6 ), galur DN-1 (p 7 ), galur DN-2 (p 8 ), varietas Inpago 10 (v 1 ), varietas Situ Bagendit (v 2 ) dikali masing masing perlakuan diulang sebanyak 3 (tiga) kali, dilanjutkan Uji Ortogonal Kontras, semua pengujian diilakukan pada taraf nyata 5%. Galur CG9-53-1-3 (p 6 ) memiliki pertumbuhan yang tinggi pada peubah jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, umur berbunga dan umur tanaman padi menguning lebih cepat. Pada galur E48-CK1-BP (p 1 ) menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada peubah panjang malai dan bobot 1.000 butir. Perbandingan antar varietas menunjukkan varietas Inpago 10 memiliki perbedaan lebih baik dibandingkan dengan varietas Situ Bagendit. Dalam hal ini tinggi tanaman, panjang malai dan jumlah gabah isi total.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Agroteknologi
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 29 Dec 2020 05:02
Last Modified: 29 Dec 2020 05:02
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/387

Actions (login required)

View Item View Item