UJI DAYA HASIL GALUR PADI GOGO (Oryza sativa L.) DI TANAH PODZOLIK MERAH KUNING

Ajeng Retno Sari, 14110006 (2020) UJI DAYA HASIL GALUR PADI GOGO (Oryza sativa L.) DI TANAH PODZOLIK MERAH KUNING. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN DHARMA WACANA METRO.

[img] Text
Skripsi Full.pdf

Download (2MB)

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas tanaman pangan yang penting di Indonesia. Penduduk Indonesia menjadikan beras sebagai bahan makanan pokok. 95% penduduk Indonesia mengkonsumsi bahan makanan ini. Beras mampu mencukupi 63% total kecukupan energi dan 37% protein. Padi gogo memiliki potensi untuk dikembangkan dalam meningkatkan produksi padi nasional. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tersebut ialah melalui penggunaan varietas unggul dalam budidayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil dari beberapa galur dan varietas padi gogo (Oryza sativa L.) pada tanah podzolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung dengan ketinggian 1,5 mdpl jenis tanah podzolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai Maret 2018. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), disusun faktor tunggal dalam 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari 12 galur yaitu genotipe (g) terdiri dari (g 1 ) B14089H-90, (g ) B14089H-10, (g 3 ) B14089H-95, (g 4 ) B14089H-2, (g 5 ) B14081H-25, (g ) B14081H-26, (g 7 ) B14081H-30, (g 8 ) B14087H-65, (g 9 ) B14087H-10, (g ) B14087H-21, (g 11 ) Situ patenggang dan (g ) Inpago9. Hasil penelitian dari sepuluh (10) galur pada tanah PMK galur tertinggi yaitu galur (g 4 12 ) : B1408H-2 menunjukkan hasil data yang relatif tinggi pada setiap peubah yang diamati dari beberapa galur dan varietas yang di uji. Jumlah gabah hampa per malai terlihat rendah pada galur (g4) : B1408H-2, hal tersebut diimbangi dengan jumlah gabah isi dan jumlah gabah total per malai yang cukup tinggi sehingga diperoleh hasil yang baik, serta menunjang hasil tertinggi terdapat pada peubah bobot gabah kering per petak yang memperoleh hasil tertinggi dari galur dan varietas lainnya. sedangkan pada varietas inpago 9 menunjukkan bobot gabah kering per petak tertinggi dari tanaman lainnya, yang didukung peubah jumlah gabah isi per malai, jumlah gabah total tertinggi dibandingkan tanaman lainnya. 2 6 10

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Agroteknologi
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 18 Dec 2020 14:33
Last Modified: 18 Dec 2020 14:33
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/359

Actions (login required)

View Item View Item