PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KANDANG

INDAH KUSMARINI, IK PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KANDANG. SKRIPSI.

[img] Text
skripsi-INDAH KUSMARINI-17110002.p.pdf

Download (2MB)

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sayuran di Indonesia dan mempunyai banyak manfaat. Bawang termasuk ke dalam kelompok rempah. Bawang merah dapat dikembangkan pada lahan kering baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Keberhasilan produksi bawang merah dapat ditingkatkan melalui perbaikan dalam teknik budidaya antara lain penggunaan pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh pemotongan umbi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. (2) Dosis pupuk kandang yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. 3) Interaksi hasil antar dosis pupuk kandang terbaik dan pemotongan umbi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Margorejo Kecamatan Metro Selatan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2018. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) berpola faktorial terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pemotongan umbi (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : kontrol/tanpa pemotongan (p0), pemotongan 1/4 bagian umbi (p1), pemotongan 1/2 bagian umbi (p2) . Faktor kedua adalah Pupuk kandang sapi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 20 ton/ha (k1) dan dosis 30 ton/ha (k2), dan dosis 40 ton/ha (k3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemotongan umbi berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman, berat umbi per rumpun, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per petak, bobot kering umbi per petak, namun pemotongan umbi 1/4 bagian menunjukkan hasil lebih baik daripada tanpa pemotongan dan pemotongan umbi 1/2 bagian. (2) pupuk kandang berpengaruh nyata jumlah umbi per rumpun, namun tidak berpengaruh nyata pada hampir semua peubah penelitian. (3) terdapat interaksi antara pemotongan 1/4 bagian umbi bibit dengan pemberian dosis pupuk kandang pada dosis 40 ton/ha (480 gram/1,2 m2).

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 18 Dec 2020 14:34
Last Modified: 18 Dec 2020 14:34
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/298

Actions (login required)

View Item View Item