PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN AIR PADA BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca savita L.)

RENILIA APRIYASTUTI, RA PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN AIR PADA BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca savita L.). SKRIPSI.

[img] Text
RENILIA APRIYASTUTI.pdf

Download (2MB)

Abstract

Selada merupakan salah satu sayuran yang mempunyai peranan penting dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi, terutama Kalsium, Protein, Vitamin, dan Lemak Nabati. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil selada adalah dengan menyediakan media tanam yang baik, untuk pertumbuhan tanaman dan pemberian air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh frekuensi pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil selada. (2) Pengaruh jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil selada. (3) Interaksi antara frekuensi pemberian air dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil selada. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) berbeda Faktorial dengan tiga ulangan. Sebagai faktor pertama adalah penyiraman (F) yang terdiri atas tiga taraf yaitu: penyiraman 1 hari sekali (f1), penyiraman 2 hari sekali (f2) dan penyiraman 3 hari sekali (f3). Sebagai faktor kedua media tanam (M) terdiri dari tiga taraf yaitu: tanah+arang sekam, 1:1 (m1), tanah+pupuk kandang kambing 1:1 (m2), tanah+pasir 1:1 (m3). Setiap satuan percobaan terdiri dari 5 tanaman dan semua dijadikan tanaman contoh. Data hasil pengamatan diuji homogenitasnya dengan uji Bartlet dan ketidakadifannya dengan uji Tuckey, kemudian diolah dengan analisis ragam. Apabila terdapat perlakuan yang nyata selanjutnya nilai tengah diuji lanjut menggunakan uji beda nyata (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penyiraman yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak berbeda terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, dan bobot tanaman per plot. Serta menunjukan bahwa penggunaan media tanam tidak memberikan perbedaan nyata terhadap tinggi tanaman, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, dan bobot hasil tanaman per plot, kecuali pada jumlah daun. tidak terjadi interaksi frekuensi pemberian air dan media tanam terhadap semua peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman dan bobot hasil tanaman per plot.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 18 Dec 2020 14:35
Last Modified: 18 Dec 2020 14:35
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/284

Actions (login required)

View Item View Item