RESPON TIGA VARIETAS CAISIM (Brassica juncea L.) TERHADAP

DESTIA SUSANTI S, DS RESPON TIGA VARIETAS CAISIM (Brassica juncea L.) TERHADAP. SKRIPSI.

[img] Text
Destia Susanti.pdf

Download (9MB)

Abstract

Sayuran merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Caisim merupakan salah satu jenis sayuran daun yang umumnya banyak digemari dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Varietas caisim yang banyak dibudidayakan oleh petani adalah varietas tosakan, shinta dan kumala, karena ketiga varietas ini banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya enak teksturnya renyah dan dapat dipadukan dengan makanan lain. Salah satu upaya peningkatkan hasil produksi caisim adalah dengan memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan dapat dilakukan melalui pemupukan, salah satunya melalui aplikasi pupuk organik cair dengan cara di semprotkan pada bagian tanaman, berasal dari bonggol pisang cavendish dan limbah air cucian beras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh tiga varietas caisim terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim, (2) Pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim, (3) Interaksi antara tiga varietas caisim dan berbagai konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro dari bulan November - Desember 2018 sampai Januari 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), yang disusun secara Faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah tiga varietas caisim (V) terdiri atas tiga level yaitu : v1 = varietas tosakan, v2 = varietas shinta, v3 = varietas kumala. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk cair organik (K) terdiri atas tiga level yaitu : k1 = 3 ml/l air, k2 = 6 ml/l, k3 = 9 ml/l. sehingga terdapat sembilan kombinasi perlakuan dan 27 satuan percobaan yaitu v1k1, v1k2, v1k3, v2k1, v2k2, v2k3, v3k1, v3k2, v3k3. Data hasil penelitian diuji homogenitasnya dengan uji Barlett dan ketidakaditifan data diuji Tukey kemudian dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT), semua pengujian dilakukan pada taraf 5%.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 18 Dec 2020 14:36
Last Modified: 18 Dec 2020 14:36
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/274

Actions (login required)

View Item View Item