PENGARUH BERBAGAI INSEKTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA GUDANG KUTU BERAS (Sitophilus oryzae L.) DALAM BERBAGAI MEDIA PENYIMPANAN

Wayan Ditya Astika, WDA PENGARUH BERBAGAI INSEKTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA GUDANG KUTU BERAS (Sitophilus oryzae L.) DALAM BERBAGAI MEDIA PENYIMPANAN. SKRIPSI.

[img] Text
14110069 Wayan Ditya Astika.pdf

Download (1MB)

Abstract

Padi merupakan komoditas tanaman pangan penting, karena itu pemerintah memberikan prioritas utama pada program peningkatan produksi padi sebagai langkah untuk mewujudkan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani. Kehilangan hasil panen di negara-negara berkembang berkisar antara 10-13%, diantaranya berkisar 5% oleh serangan hama gudang seperti serangga, tikus, tungau, burung, dan jasad renik. Dengan demikian perlu adanya penelitian untuk mencegah kerusakan beras akibat serangan hama S. oryzae L. dengan insektisida nabati pada berbagai media penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh berbagai insektisida nabati terhadap pengendalia hama gudang kutu beras (S. oryzae L.). (2) Pengaruh berbagai media penyimpanan terhadap pengendalia hama gudang kutu beras (S. oryzaeL.). (3) Interaksi antara berbagai insektisida nabati dan berbagai media penyimpanan terhadap pengendalia hama gudang kutu beras (S. oryzae L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 - Desember 2018 di Laboratorium Pasca Panen, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Dharma Wacana Metro Jalan Kenanga No. 3 16c Mulyojati, Metro Barat, Kota Metro. Metode penelitian adalah percobaan dengan menggunakan rancangan faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama adalah jenis insektisida nabati (N) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: tanpa insektisida nabati (n0), daun sirsak (n1), biji sirsak (n2), dan buah bintaro(n3). faktor kedua adalah media penyimpanan (P) terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu: toples plastik (p1), karung plastik (p2),dan karung goni (p3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Berbagai insektisida nabati mampu menekan hama gudang kutu beras S. oryzae L. hal ini ditunjukkan dengan peubah imago hidup 7 h.s.a, mortalitas imago 7 h.s.a, jumlah imago hidup 14 h.s.a, jumlah imago mati 14 h.s.a, jumlah larva 21 h.s.a, jumlah imago mati 28 h.s.a, mortalitas imago 28 h.s.a, jumlah imago hidup 35 h.s.a, jumlah larva 35 h.s.a, berat beras terserang, berat beras tidak terserang, dan susut bobot. Insektisida nabati yang paling baik adalah insektisida nabati buah bintaro. (2) Media penyimpanan memili kemampuan menekan serangan hama gudang kutu beras S. oryzae L. yang sama kecuali pada peubah jumlah larva 35 h.s.a yang disimpan pada media penyimpanan karung plastik. (3) Interaksi terbaik antara insektisida nabati dan media penyimpanan terdapat pada peubah jumlah pupa 35 h.s.a dan intensitas kerusakan beras pada minggu terakhir pengamatan.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Dr. Zulkarnain MEP
Date Deposited: 18 Dec 2020 14:38
Last Modified: 18 Dec 2020 14:55
URI: http://eprints.stiperdharmawacana.ac.id/id/eprint/260

Actions (login required)

View Item View Item